Saturday, September 20, 2014

Manusia Pagi

Di semester 5 ini saya mencoba untuk memperbaiki pola hidup, terutama tentang bangun pagi. Berhubung juga dari hari Senin sampai Kamis saya masuk selalu jam 7 pagi, jadi saya memang harus bisa bangun pagi kalau ga mau terlambat. Setelah menjalani beberapa minggu, saya merasa menjadi manusia pagi atau morning person lebih menyenangkan. Awalnya memang ga mudah, tapi kalau bangun lebih pagi tuh terasa lebih banyak manfaatnya. Karena bangun pagi, jadi bisa menikmati udara yang masih bersih, lebih segar, dan lebih banyak hal yang bisa dikerjain juga.

Selain itu, saya juga lebih suka kalau harus ngerjain apa-apa (yang perlu konsentrasi, misalnya kumpul-kumpul, nugas) pas masih terang (pagi-siang-sore). Alasannya karena kalau malam rasanya udah lelah, semangatnya udah berkurang, kalau pun bisa mungkin ga maksimal hehe. Belum lagi kalau malam udaranya dingin bikin makin ga bisa konsentrasi aja :p Bukan berarti kalau malam hari jadi ga produktif. Malam hari masih bisa diisi sama hal-hal ringan, misalnya baca buku, telepon rumah, dan semacamnya. Jadi, kalau malam menurut saya semacam pendinginan menuju istirahat (tidur) supaya energinya kekumpul lagi dan pas bangun pagi terasa segar.




Post a Comment