Friday, March 20, 2015

Back to Blog..

source: http://www.quandigital.com/

Beberapa bulan terakhir rasanya saya malas sekali untuk buka media sosial (agar lebih mudah dipahami dengan bahasa yang banyak dipahami saat ini, saya menyamakan penggunaan istilah social media & social networking). Baik itu fb, atau twitter yang mudah diakses sekalipun. Kalau pun saya masih terlihat meng-update twitter, itu pun isinya link yang ingin saya simpan dengan cepat dengan menggunakan share button yang biasanya sudah tersedia di awal/akhir artikel. 

Saya malas membuka media sosial dalam artian tidak tertarik membaca konten yang ada di newsfeed atau timeline yang isinya mulai beragam dari yang penting sampai yang spam juga ada. Di media sosial semua orang bisa menulis dengan mudah. Bahkan mungkin karena kemudahan itu, menjadi mudah juga bagi pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang tidak dapat diandalkan (apa ya istilahnya? mengotori timeline? memangnya timeline punya siapa?). Intinya saya merasa makin kesini makin banyak hal yang ga pentingnya, sehingga saya pun membuka media sosial hanya untuk memakai layanan chatting atau komunikasi dengan teman.

Akhirnya, saya kembali lagi ke blog. Melihat blog list yang saya ikuti, blogwalking, untuk membaca cerita-cerita teman. Menurut saya, blogwalking ini lebih berkualitas untuk mengetahui kabar teman-teman. Kabarnya terasa lebih nyata dibandingkan foto-foto yang di-tag di media sosial, mungkin karena ditulis oleh orangnya langsung ya. Blog memiliki kesan lebih personal dibandingkan media sosial. Alasan lainnya karena (sejauh ini) ga ada yang spamming hehe. Mungkin karena menulis di blog tidak semudah menulis di media sosial yang tinggal ketik lalu enter

Untuk perbandingan, coba ambil contoh tumblr vs blog. Tumblr sangat mudah digunakan (karena memang itu tujuannya), sementara blog tidak semudah tumblr yang bisa langsung di-update dari mobile phone sekalipun. Tumblr memiliki fitur re-blog (atau harusnya re-tumblr?), sementara untuk blog jarang ada dan kalaupun ada, prosesnya tidak terlihat sesederhana apabila menggunakan tumblr. Dulu saya pernah pakai tumblr karena tampilannya yang lebih memanjakan mata dibandingkan blog, tapi hasilnya ternyata kurang bagus untuk menyimpan cerita-cerita saya karena pasti banyak hasil re-blog dari tumblr lain (karena re-blog jauh lebih mudah dari menulis sendiri, apalagi kalau ketemu tulisan yang 'ngena'). Kalau blog, karena tidak semudah menulis dengan tumblr atau media sosial lain, jadi ketika ingin menulis, benar-benar dipikirkan dulu apa yang mau ditulis. Kalau ga penting-penting amat, ga usah bersusah-susah buat nulis di blog :p

Dan ternyata saya nulis segini aja udah hampir sejam. Oke deh, sekian untuk tulisan kali ini. Terima kasih sudah membaca dan buat teman-teman yang masih aktif dengan blognya, sering-sering update ya (biar saya ada bacaan) hehe :D

Sumber: www.bitrebels.com
Post a Comment