Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

Friday, July 10, 2015

Makan di Bamboo Dimsum

Makan dimsum kaya triplets. Yang dimakan lebih banyak daripada ini sih.

Setelah minggu lalu kepingin dimsum tapi belum kesampaian akhirnya kemarin saya jadi makan dimsum. Tempat makan dimsum yang dikunjungi adalah Bamboo Dimsum yang lokasinya di Jl. Karangsari Bandung (kalau mau lihat di peta). Sistem disini all you can eat dengan harga Rp53.000/orang. Pelayannya datengin tiap meja sambil bawa dimsum per batch-nya. 

Di sini ada empat batch dimsum: steam, fried, dimsum kuah, dan bakpau. Waktu pelayannya datengin meja sambil nawarin dimsum, kita bisa milih dimsum apa aja yang mau dimakan dan aturan di sini kalau ga habis bakal kena charge Rp10,000/piece. Meskipun dikasih kesempatan milih, tapi akhirnya saya dan teman saya malah nyobain semuanya haha dan alhamdulillah habis. Terus setelah habis 4 batch itu, minta dibawain lagi dimsum-dimsum yang steam karena lebih suka yang steam daripada yang lainnya. Buat minumannya ada free teh panas. Selain teh panas, ada juga bubur yang boleh diambil sesukanya dan gratis, tapi kita ga sempet nyobain sih haha. Kapan-kapan ke sini lagi deh (habisnya ga tau mana lagi tempat di Bandung yang nyediain dimsum yang jenisnya sebanyak ini :3)

Oke, sekian cerita kali ini. 
Terima kasih sudah membaca :D

Bandung, 7 Juli 2015/

Sunday, June 7, 2015

"Ayah" - Andrea Hirata

Malam kemarin, saya dan ibu menonton Mata Najwa, tapi waktu bagian akhir-akhir saya tertidur. Jam 11 malam saya terbangun, masih di depan TV. Ternyata di TV lagi ada acara Just Alvin yang mengundang Andrea Hirata buat ngebahas novelnya yang baru berjudul "Ayah". Ketika saya terbangun itu, ibu saya bilang gini, "Dik, beli novel Andrea Hirata yang itu dik." "Yang mana?", jawab saya masih setengah bangun. "Itu, yang judulnya ayah" "loh itu kan yang ini *sambil nunjukin novel "Ayah" yang lagi saya baca*" "ooh udah beli toh." Jadi, ibu saya ga sadar kalau dari kemarin novel yang saya baca itu novel "Ayah"-nya Andrea Hirata -_-"

Sedikit review untuk novel ini:

AyahAyah by Andrea Hirata
My rating: 5 of 5 stars

Buku ini saya beli tanpa direncanakan, tertarik karena judulnya "Ayah" dan akhirnya beli karena penulisnya Andrea Hirata. Belum banyak novel yang bertema ayah dan menurut saya, buku ini merupakan salah satu buku yang bercerita tentang ayah dengan sangat baik. Ceritanya bagus, tidak membosankan (mungkin karena tiap bab tidak lebih dari 10 halaman), dan di dalamnya banyak puisi yang indah-indah. Saya paling suka cerita tentang keluarga awan-angin-matahari-bulan. Pilihan kata yang dipakai juga membuat novel ini semakin menyenangkan untuk dibaca. Secara keseluruhan, buku ini worth it untuk dibaca berbagai kalangan :)

View all my reviews

Thursday, March 5, 2015

Women, Work

Mulai dari minggu kemarin sampai sekarang saya lagi baca bukunya Sheryl Sandberg - Lean In. Awalnya karena teman saya, Arin, yang membuat posting tentang buku ini, kemudian saya baca karena penasaran, ingin tau seperti apa pemikiran seorang Sheryl Sandberg. Pembahasan di bukunya cukup ringan karena banyak cerita-cerita tentang pengalaman Sheryl sendiri, jadi berasa seperti otobiografi. Meskipun ringan, tapi tetap didukung dengan hasil-hasil studi yang dicantumkan di bagian referensi. Jadi, kalau mau baca lebih lengkap, bisa cari pembahasan studinya. 


Dari buku ini, banyak tulisan yang saya highlight (karena bacanya di e-book) sebagai ide atau pembahasan yang menarik. Karena cukup banyak yang di-highlight dan belum saya rapikan jadi satu tulisan, jadinya belum bisa saya posting kali ini hehe. Saya belum baca sampai habis (masih ada 3 bab lagi), tapi banyak pelajaran yang bisa diambil dari cerita-cerita di buku ini :3

Hari ini saya membaca artikel Female company president: "I'm sorry to all the mothers I worked with" dari web Fortune. Lalu menemukan beberapa poin yang menurut saya penting dan sifatnya general, ga cuma buat para wanita aja. Misalnya tentang menghargai pekerjaan dari hasilnya bukan dari lamanya waktu seseorang bekerja di kantor. 
There’s a saying that “if you want something done then ask a busy person to do it.” That’s exactly why I like working with mothers now.
Moms work hard to meet deadlines because they have a powerful motivation – they want to be sure they can make dinner, pick a child up from school, and yes, get to the gym for themselves.
By enabling women to work from home, women could be valued for their productivity and not time spent sitting in an office 
Tentang kerja dari rumah, ada artikel dari HBR yang berjudul "To Raise Productivity, Let More Employees Work from Home" dan tentang fleksibilitas kerja bisa dibaca di artikel "Let Employees Choose When, Where, and How to Work" 

Selamat membaca :D

Wednesday, February 25, 2015

What Is Your Special Subject? Marmalade Sandwiches

Alhamdulillah, beberapa hari ini sangat menyenangkan buat saya. Alasan utamanya karena ga ada rilis tugas besar buat minggu ini, jadinya saya bisa nonton Doctor Who dan NCIS dengan tenang dan bisa baca-baca. Hidup jadi terasa lebih ringan~

Lalu, hal-hal sangat menyenangkan lainnya yaitu

1. Buku notes pesanan saya datang. Warnanya putih, dan ada sedikit warna pink-nya. Suka banget sama notes ini karena jarang ada yang warnanya putih, desainnya bagus, dan kertasnya warna krem.

A photo posted by Arum Adiningtyas (@arumadin) on

Packaging buat pengirimannya juga bagus, bukan dibungkus kertas coklat standar pengiriman paket, tapi pakai box khusus dari tokonya. Senang~
Bagi yang mau liat-liat tokonya, silahkan cek di instagram buddybooks 

2. Kemarin sore, tiba-tiba saya bertemu dengan tante Elin dan om Nugroho. Om Nugroho ini tetangganya ibu di Madiun (rumahnya depan rumah mbah Madiun). Pas itu saya lagi ke ATM, lalu ketika saya keluar saya disamperin. Untung disamperin, soalnya kalau ngga saya pasti ngga ngeh :") 
Lalu dilanjut ngobrol-ngobrol sebentar, dan karena om-tante mau pulang ke Cimahi dan saya juga harus pergi, jadi dilanjut kapan-kapan ngobrolnya hehe :D

3. Main sama kelinci

A photo posted by Arum Adiningtyas (@arumadin) on
4. Beli buku Paddington.


Hari ini saya ke baltos, terus sekalian liat-liat toko buku yang di lantai 3. Sayangnya buku-buku di sana ga diurut berdasar abjad nama penulis atau judul jadi susah nyari buat yang novel-novel. Karena pusing duluan sama buku yang ga urut tadi, saya langsung ke bagian buku anak-anak *bocah emang* :3
Terus nemu buku Paddington, baca sinopsisnya
"What is your special subject?" asked the television quiz master
"Marmalade sandwiches," replied Paddington
Kalau udah kaya gitu sinopsisnya mana bisa kalau ga beli :"D

5. Dapet uang jajan tambahan dari Mas Indra. Alhamdulillah. Salah satu keuntungan punya kakak yang udah kerja adalah bisa dapet uang jajan tambahan yeyeye!
Bicara tentang memberi uang jajan tambahan ke adik, Ibu saya selalu menekankan ke anak-anaknya buat selalu berbuat baik, menolong sama saudara sendiri, karena mungkin pada suatu saat di masa depan, ketika udah dewasa, siapa lagi orang yang paling bisa diandalkan kalau bukan keluarga sendiri. Mau lagi susah atau senang harus selalu ingat dan saling membantu sesama saudara. Makannya kakak saya yang baik ini ngasih saya uang jajan tambahan biar latihan dari sekarang :D 

Sebagai bonus, ini ada chat antara beruang 1 dan beruang 2 a.k.a saya dan mas Indra. Karena stiker beruang ini terlalu lucu dan sekarang udah gratis (padahal dulu beli pake poin) jadinya kami chatting-nya lewat stiker haha

Ini beruangnya namanya siapa sih?

Oke, sekian dulu tulisan saya kali ini.
Terima kasih sudah membaca :)

Saturday, January 31, 2015

Movie: Whiplash

Kemarin, saya nonton Imitation Game di bioskop, seperti biasa ada trailer film-film lain dulu sebelum filmnya dimulai, salah satunya adalah film ini: Whiplash. Masalahnya ketika itu adalah trailer Whiplash ini ditayangin ga sampai selesai. Alhasil ga tau judulnya apa, padahal udah penasaran, pengen nonton filmnya. Dengan beberapa petunjuk akhirnya ketemu deh judul film ini di internet: Whiplash.
"A promising young drummer enrolls at a cut-throat music conservatory where his dreams of greatness are mentored by an instructor who will stop at nothing to realize a student's potential."IMDB Whiplash


Alasan ingin nonton:
1. Miles Teller (pemeran Andrew, tokoh utama film ini)
2. Film ini bercerita tentang "How To Be Great"

Di film ini, diceritain gimana usaha Andrew buat jadi drummer jazz seperti drummer-drummer hebat di dunia. Andrew yang bukan berasal dari keluarga musisi ini direkrut untuk masuk ke kelas Dr. Fletcher. Ketika di kelas itu Andrew benar-benar ditekan sama Fletcher, Andrew pun berlatih keras sampai jarinya berdarah-darah, berkali-kali, tapi konfliknya belum selesai sampai di situ, masih ada lanjutannya~ (yang ga akan saya kasih tau di sini karena takutnya nanti spoiler :p )
“I push people beyond what’s expected of them. I believe that is an absolute necessity.”- Terence Fletcher
Buat saya sendiri, ketika menonton film ini, saya seolah diingatkan kembali buat berusaha sampai maksimal. Berhubung saya sekarang lebih sering menjalani keseharian dengan santai, seolah-olah tanpa ambisi, jadinya ketika nonton ini saya merasa saya harus usaha lebih keras buat mendapatkan impian saya.

Film ini juga mengingatkan saya kembali ke masa-masa di IC, waktu lagi ambisius buat ikut lomba. Alasan saya mau ikut lomba pada awalnya karena pengen sering berada di luar asrama, maklumlah masih sering kangen kehidupan di luar asrama hehe. Buat cerita yang ini saya buat di postingan lain karena udah melenceng dari jenis tulisan kali ini hehehe. Tulisannya bisa dibaca di sini.


*gambar dikutip dari buku "It's Not How Good You Are, It's How Good You Want To Be"

Thursday, January 29, 2015

Review: "Ender's Game" - Orson Scott Card


Ender's Game (The Ender Quintet, #1)Ender's Game by Orson Scott Card
My rating: 4 of 5 stars

EPIC!

Untuk ukuran novel yang ditulis tahun 80an, novel sci-fi ini epic banget. Sayangnya penerjemahannya agak kurang enak, jadi banyak bagian yang sulit dipahami. Mungkin karena ada beberapa bagian yang ga paham tadi, saya jadi merasa bagian awalnya kurang seru.

View all my reviews

Friday, January 9, 2015

Today's Inspiration: Rachel Ryle

Hari ini dapet inspirasi lagi tentang dunia gambar-menggambar (ilustrasi). Ilustrator & animator yang menginspirasi saya kali ini bernama Rachel Ryle. Saya taunya dari berita Starbucks' Stop-Motion Clip on Instagram Strikes a Creative Chord Coffee brand wins again with social  yang muncul di home facebook (salah satu kegunaan facebook bagi saya). Terus saya buka link ke web-nya, nemu akun instagram-nya (http://instagram.com/rachelryle/) juga dan isinya keren-keren banget! Habis baca bagian profilnya, liat akun ig-nya, liat hasil stop motion yang dibuatnya makin nge-fans lagi soalnya dia otodidak dan dalam waktu sekitar 1-2 tahun berhasil dapet award sebagai ilustrator & animator \m/

Dan makin pengen main warna-warna pakai coloring brush pen.... (fix pas perwalian sekalian cari ke baltos hehehe)

Source: Rachel Ryle's Web 



Friday, November 7, 2014

Movie:Interstellar


Keren sekali filmnya!!!

Buat saya, film ini paket lengkap: sci-fi, ada tentang keluarga, ada sisi romantisnya, plot-nya mantap, ada jokes-nya juga haha :D

Ini kalau ada novelnya, mau beli deh. Nonton lagi juga mau (kalau masih ada duit) hehe 

Terus pas ngobrol-ngobrol sama temen saya, ternyata ada versi 4D-nya kalau di Blitz, pasti tambah wow sih. Tapi pas liat harga tiketnya mahal, diatas 100 ribu satunya haha. Sebenernya bisa nih dapet diskon, soalnya si Blitz ini lagi banyak promo sama beberapa bank, salah satunya bank yang saya pakai, BNI yang taplus muda. Promonya beli satu gratis satu khusus hari Sabtu. Kalau dihitung-hitung berarti buat nonton yang 4D satu orangnya harus bayar 70 ribu *tetep mahal sih*

"Love is the one thing that transcends time and space." 
- Brand

pernah mengalami? #eh

Oke deh, sepertinya sekian dulu postingan kali ini hehe
Terima kasih sudah membaca :)

Sunday, September 28, 2014

Kenapa Menulis?

Saya menulis karena bagi saya menulis itu semacam terapi yang bisa bikin hidup nyaman setelahnya. Menulis bisa melonggarkan isi kepala yang kalau lagi banyak pikiran bakalan kaya awan mendung yang berat karena air hujan. Air hujannya harus ditumpahin biar jadi awan putih lagi. Pikiran yang membebani juga perlu ditumpahin, biar pikiran ga berat.

Bisa juga untuk mengabadikan cerita, momen, pikiran, kesan. Menulis itu semacam connecting the dots. Apa yang ditulis jadi dots-nya. Ketika saya menulis suatu hal, bisa saja saya sedang penasaran kenapa suatu hal terjadi dan akan kemana hal tersebut membawa saya. Pertanyaan-pertanyaan yang belum saya temui jawabannya. Saya harus mengumpulkan dots lainnya agar tau gambar yang dituju seperti apa. Tulisan ini pun awalnya hanya draft yang kalau saya baca isinya dua paragraf dan curhat colongan banget, terus setelah dipikir-pikir lagi ternyata tulisannya bisa dikembangin, lumayan bisa jadi kaya ini :D

Menulis juga ga perlu selalu di-post di blog, karena pasti akan ada hal-hal yang cuma bisa disimpan sendiri hehe. Menulis juga ga harus panjang-panjang, ga harus yang berat-berat. Menulis tentang kegiatan yang dilakukan seharian, hal-hal yang membuat kita bahagia & bersyukur akan hari itu, inspirasi yang ga sengaja ketemu juga bisa. Kan lumayan, kalau lagi bete bisa mengingat hal-hal menyenangkan yang pernah terjadi.  

Tentang inspirasi, inspirasi itu kalau ga ditulis, ya menguap. Makannya saya usahain buat mencatat dan dibuat list-nya. Kalau ditulis juga, jadi lebih mudah buat ngembanginnya (soalnya ga menghilang duluan). Terus juga, biasanya inspirasi terkait cita-cita datangnya dari orang lain yang udah sukses, jadi, saya bikin list-nya begini "inspirasi dari si X, alasannya blablablabla". Singkat aja, tapi bisa mengingatkan saya (kalau lagi hilang arah) kenapa saya harus yakin kalau cita-cita, keinginan saya masih bisa diraih. 


Kalau kalian, kenapa menulis?


Ditulis sambil menunggu postingan baru teman-teman saya :)

sumber: sarahreck.tumblr.com

Tuesday, September 23, 2014

Ilmu, Usaha, & Kesuksesan

Terinspirasi dari tokoh-tokoh sukses yang saya baca biografinya, baik melalui buku maupun artikel di internet, ternyata mereka emang ga biasa hidupnya. "Ga biasa hidupnya" dalam artian mereka benar-benar memanfaatkan waktu mereka sama kegiatan-kegiatan yang produktif dan go the extra mile.

Tokoh pertama adalah Pak B.J. Habibie, presiden ke-tiga Republik Indonesia yang pinter banget (terbukti dari beliau bisa mewujudkan pembuatan pesawat oleh anak bangsa). Beliau mengatur waktunya sehari-hari seperti ini

Foto diambil dari buku Habibie: Tak Boleh Lelah dan Kalah!
Mau juga punya waktu berenang 2 jam sehari, tapi apa daya ._.

Tokoh yang ke-dua adalah Elon Musk. Saya baru baca biografinya kemarin setelah diberi tahu oleh teman saya. Elon Musk ini ternyata keren banget (menurut saya sih hehe), bahkan di beberapa artikel dia dianggap sebagai versi nyatanya Tony Stark (ada infografisnya disini). Elon Musk juga masuk ke dalam list "The 100 Most Influential People" majalah Time bulan April/Mei 2013 (yang ternyata saya beli dan masih disimpan di lemari, jadi baca lagi hehe). Tagline-nya "Elon Musk, Our escort to the future".

Elon Musk (jas putih) menjadi cameo di film Iron Man.
Sumber: www.wired.com

Istimewanya Elon Musk ini adalah masih muda (awal 40-an), brilliant & billionaire, dan perusahaannya ga main-main! Perusahaannya terdiri dari Tesla Motors, SpaceX, PayPal, & SolarCity. Kebayang ga sih harus ngurus segitu banyak perusahaan besar? 

Rahasia kesuksesan Elon Musk di usia yang terbilang muda? 
Beberapa artikel bilang kalau dia kerja 100 jam seminggu. Jadi ketika orang kebanyakan kerja 40 jam seminggu sementara si Elon Musk ini kerja 100 jam seminggu (ini bener-bener going the extra mile deh). Selain itu, ga mungkin dia ga punya otak cemerlang kalau ngeliat perusahaan-perusahaannya yang hi-tech tadi. Kecerdasannya ini ternyata udah persiapkan dari kecil salah satunya dengan banyak membaca. 

Dari kedua tokoh ini saya belajar beberapa hal kalau mau jadi orang sukses (yang super sukses)
  • Usahanya harus ekstra, harus manfaatin waktu buat hal-hal yang produktif (dan sesuai dengan tujuan/cita-cita), harus menempuh jalan-jalan ga biasa, the extra mile 
  • Persiapan harus dimulai sedini mungkin, makannya Elon Musk bisa sesukses itu dalam usia yang terbilang muda. Di Al-Quran pun sudah dijanjikan dan kita diperintahkan untuk bersegera memperoleh kemenangan
"Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya"
Al-Mu'minun : 61

  • Ilmu itu penting. Kedua tokoh di atas ga perlu ditanya lagi lah ya mengenai kecerdasan dan kegemaran membaca dari kecil. Kebiasaan membaca ini yang menurut saya masih kurang di masyarakat kita, padahal membaca itu bisa membaca apa pun, membaca orang juga boleh kalau bisa. Padahal kalau baca berita di gadget, ga sampe 5 menit pun bisa. Kenapa kita masih engga membaca padahal untuk melakukan sesuatu harus diawali dengan memiliki ilmu? (Pada surat Al-Alaq, surat diawali dengan perintah membaca 'Iqra' dan ayat terakhir adalah perintah bersujud, dimana sujud merupakan 'amal' atau perbuatan terpenting dari shalat)
Kisah lain juga tentang pentingnya ilmu, yaitu suatu ketika Nabi Sulaiman diberi pilihan tawaran oleh Allah: Ilmu, Harta, Tahta. Kemudian Nabi Sulaiman memilih Ilmu. Dengan pilihan itu juga, akhirnya Nabi Sulaiman mendapatkan harta dan tahta. 
Sekian dari saya, mohon maaf apabila ada salah dalam penulisan.
Semoga bermanfaat!


Wednesday, September 17, 2014

Mata Najwa: Habibie Pulang Kampung



Hari ini saya menonton Mata Najwa episode Habibie Pulang Kampung. Saya nonton di youtube soalnya pas episode ini tayang di tv saya malah tertidur dari habis Isya -_- Best part dari episode ini menurut saya adalah waktu dibacain puisi dari Pak Habibie untuk Ibu Ainun
"... jadilah engkau bidadari surgaku, 
tunggu aku di baabul jannah 
kubawakan engkau setangkai bunga, cinta sejati"
Saya merasa kalau ini so sweet bangeeeet X)

Oke, sekian dulu quick post dari saya, masih banyak tugas yang harus dikerjakan lalala~

Friday, August 22, 2014

Review

Ga kerasa liburannya udah mau selesai..
Ga kerasa sebentar lagi jadi mahasiswa tingkat 3..
Cepet banget rasanya...

Planning untuk setahun ke depan rasanya juga ga banyak. Harapannya buat kedepannya bisa kuliah lebih baik, belajar lebih banyak, hidup lebih teratur & berkualitas, sambil tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan (yang saya pilih sendiri tentunya). Apa saya bikin Happiness Project sekalian aja ya? hehe Tapi biasanya kalau terlalu direncanain nanti malah hilang keseruannya. Yang jelas, setahun kedepan ingin lebih serius "merawat" minat-minat saya :D


Kemarin saya baca buku. Judulnya "Steal Like An Artist", penulisnya Austin Kleon. Tenang aja, buku ini bukan cuma buat seniman kok, tapi bisa diterapin sama semua orang. Dan ini beberapa poin yang saya menarik perhatian saya:

  • Bersekolah atau tidak, belajar selalu menjadi tugasmu.
  • Rasa ingin tahu adalah kunci utamanya. Perhatikan berbagai hal. Buru semua referensi dan telusuri lebih dalam dibandingkan siapa pun. 
  • Kumpulkanlah buku, walaupun tidak langsung kamu baca. Buku-buku yang belum dibaca adalah asetmu.
  • Bawalah buku catatan dan pulpen ke mana pun kamu pergi. Biasakan mengeluarkannya lalu catat hasil pemikiran dan pengamatanmu. Salin kalimat favorit dari buku.
  • "Pura-puralah sampai berhasil"
  • Proyek sampingan dan hobi itu penting
  • Jangan kehilangan jati diri. 
  • Miliki kalender
  • Miliki buku catatan
  • Pasangan yang tepat
  • Jalan-jalan
Bahkan di buku kaya gini ada bagian yang membahas pasangan lah hehe. Namun, pasangan di sini ga cuma berarti pasangan hidup aja, tapi juga rekan bisnis dan sahabat-sahabat.

Tentang proyek sampingan, saya setuju sama penulis. Katanya,
"Proyek sampinganlah yang sesungguhnya berpotensi. Proyek sampingan yang kumaksud adalah ketika kamu mengira hanya bermain-main. Kegiatan tanpa beban. Itulah yang bagus sebenarnya. Saat itu lah keajaiban berlangsung."
Terus tentang jangan kehilangan jati diri, penjelasannya ditulis seperti ini:
Bila ada dua atau tiga hal yang kamu minati, jangan merasa harus memilih. Jangan ada yang dikesampingkan. Rawat semua minatmu selama hidup

Yap. Sekian dulu postingan saya kali ini, semoga bermanfaat & terima kasih sudah membaca :))

Friday, August 8, 2014

The Sisterhood

I watched Jessica & Krystal yesterday, the 7th episode 

How Krystal feel..
How Jessica feels
Well, that's how i feel sometimes, except that i have no sister (the biological one, i still have the GBC girls though). Most of the feelings are bottled up by myself, don't know how to release it easily..
You gotta say what you wanna say
Otherwise it’ll become a disease
Even if you try and bury and hide it
It’s gonna come up to the surface eventually
"Teddy Bear Rises" - Oohyo 
(translation from here) 

Oohyo's Album. The cover is kinda cute! 


Tuesday, August 5, 2014

&Bacaan

Hufft.

Setelah sebulan kemarin saya ga beli buku sama sekali, akhirnya malam ini saya malah kalap beli buku di toko buku online hehe. Kali ini saya lebih milih beli buku di toko buku online karena beberapa alasan. 
Pertama, dalam beberapa hari kedepan, saya ga yakin saya bakal bisa pergi ke toko buku. Ditambah lagi, toko buku yang selalu ada diskon adanya di Bandung, sementara saya lagi di rumah. Toko buku di daerah tempat tinggal saya ga ada diskonnya (kan lumayan kalau beli banyak, diskonnya juga banyak)
Kedua, saya terbiasa membuat budget untuk pengeluaran membeli buku-buku dari uang saku tiap bulan. Biar memudahkan, saya juga biasanya udah punya list buku-buku apa aja yang saya pengen beli :D  
Ketiga, pas lagi browsing buku yang dipengen, tiba-tiba muncul buku inceran sejak lama, terus karena takut besok-besok udah out-of-stock yaudah deh dibeli sekarang. Mumpung masih ada uang THR juga :p Ini juga nih hal yang saya suka dari toko buku online: ga perlu nyari diantara rak-rak buku. Bukannya saya ga suka main ke toko buku (saya bahkan kadang suka iseng ke toko buku cuma buat liat-liat aja), tapi kalau udah tau maunya beli buku apa, rasanya pengen cepet dapetin bukunya terus dibaca hehe :D

Seperti yang udah saya ceritain di awal kalau kali ini saya kalap beli buku. Buat saya ga masalah sih kalau mau beli banyak buku, soalnya pasti bermanfaat entah untuk sekarang, atau untuk 20 tahun lagi~
Terus setelah melewati beberapa hari diperjalanan, saya sering diingatkan kembali bahwa masih banyak rakyat Indonesia yang hidupnya ga berkecukupan, hidup susah di jalanan, dsb. Oleh karena itu, saya bertekad buat lebih bijak lagi mengatur uang jajan biar uangnya ga kepake buat hal yang sia-sia.. Dan untuk beli buku, menurut saya sih ga akan sia-sia :D

Selama mudik kemarin, saya ditemani buku novel "Dash & Lily's Book of Dares" karangan Rachel Cohn & David Levithan. Terus setiap ada kalimat, paragraf yang bisa mengungkapkan apa yang ada di pikiran saya, saya kutip di notes (mungkin suatu saat akan berguna hehe)

"Let the facts speak for themselves" - Dash
 "For me, danger might be getting out from under the protective cloak of my family and venturing into the world on my own, even though i don't know what -- or who -- awaits me. I wish you were part of this plan. But are you dangerous? Somehow, i doubt it" - Lily

source: http://igotopinions.com/

hihi ternyata ada istilahnya buat saya yang suka beli banyak buku terus ditumpuk dulu. Yang penting udah dibeli dulu, kapan dibacanya nanti ada waktunya~

source: suamigila.com
Ini nih, buku yang bikin saya pengen langsung beli buku. Padahal saya tergolong jarang beli novel-novel Indonesia sekarang, kecuali ratingnya bagus hehe. Setelah beberapa hari liat judul buku ini berseliweran di dunia maya, saya pengen tau dong isinya apa sih sampai rame banget dingomongin. Terus pas saya liat di goodreads, ternyata rating-nya bagus, dari review yang ada juga saya merasa buku ini bakal menyampaikan banyak pesan, terutama tentang keluarga. Yah, saya belum bisa bicara banyak sih tentang buku ini, anggap aja yang barusan itu alasan saya pengen baca buku ini :D 

Oia, sekalian mau promosi, silahkan di download Majalah "1000 Guru" Edisi ke-40

Photo: Majalah 1000guru kembali terbit! Edisi ke-40!
(Penomoran baru: Vol. 02 No. 07 dengan  ISSN 2338-1191)

Baca online: http://majalah1000guru.net/2014/06/majalah-1000guru-juli14/
Download di: http://issuu.com/1000guru/docs/majalah-1000guru-ed40-vol02no07#download

Alhamdulillah, majalah bulanan 1000guru dapat kembali hadir ke hadapan para pembaca. Pada edisi ke-40 ini tim redaksi memuat 7 artikel dari 7 bidang berbeda. Kami kembali memberikan kuis bagi pembaca yang tertarik mendapatkan hadiah dari 1000guru.

Sekilas materi yang disajikan pada edisi ini:

[Matematika] Trigonometri Langit
http://majalah1000guru.net/2014/07/trigonometri-langit/

[Fisika] Mesin-Mesin Magnet
http://majalah1000guru.net/2014/07/mesin-magnet/

[Kimia] Kemoterapi dengan cis-platin dan Turunannya
http://majalah1000guru.net/2014/07/cis-platin-kemoterapi/

[Biologi] Biologi Konservasi: Melindungi Alam Indonesia
http://majalah1000guru.net/2014/07/biologi-konservasi/

[Teknologi] Desain Teknologi Reaktor Nuklir Sederhana
http://majalah1000guru.net/2014/07/teknologi-reaktor-nuklir/

[Kesehatan] Münchausen Syndrome
http://majalah1000guru.net/2014/07/munchausen-syndrome/

[Pendidikan] Menjadi Guru
http://majalah1000guru.net/2014/07/belajar-bagai-mengukir/

Kritik dan saran sangat kami harapkan dari para pembaca untuk terus meningkatkan kualitas majalah ini. Silakan akses juga website 1000guru (http://1000guru.net/) untuk menyimak kegiatan kami lainnya.

Mudah-mudahan majalah sederhana ini bisa terus bermanfaat bagi para pembaca, khususnya para siswa dan penggiat pendidikan, sebagai bacaan alternatif di tengah keringnya bacaan-bacaan bermutu yang ringan dan populer.

Mohon bantuannya untuk menyebarkan pada rekan-rekan guru dan siswa-siswi sekolah, atau siapapun yang tertarik dengan materi majalah ini. Boleh dicetak, dikopi, simpan di perpus, atau sekadar share, “Hai kawan, ini ada bacaan menarik!” 


Oke, sekian dulu cerita dari saya~

Night, Universe!

Saturday, July 19, 2014

My Top 5 of The Week

1. Book

"Lewat novel ini, Hosseini berkisah tentang bagaimana pilihan yang kita ambil akan bergaung hingga ke generasi selanjutnya. Bagaimana cinta yang tulus akan bergema ke seluruh semesta, memanggil jiwa-jiwa yang kehilangan belahannya." - Sinopsis di belakang buku
Novel ini tebalnya 500 halaman. Saya beli karena novel ini menang Goodreads Choice Awards 2013 sebagai Best Book of 2013 untuk kategori fiksi. Dari membaca beberapa halaman pertama, saya tau kalau penulis ini bagus, nulisnya seperti sedang mendongeng, jadi bikin enak dibaca, ga kerasa tiba-tiba udah halaman 50-an aja. Dan entah kenapa dari awal membaca, buku ini bener-bener bisa membuat saya merasakan hubungan yang kuat antara kakak-adik (Pari dan Abdullah) yang diceritakan di buku ini. Ga salah emang kalau buku ini dapet best fiction of 2013 :))

Beberapa poin bagus lainnya tentang buku ini:
  • Meskipun 500 halaman, tapi ga terlalu tebal dan ga berat. 
  • Terdiri dari banyak cerita, sehingga meskipun 500 halaman, tapi tidak membuat bosan.
  • Kertas yang dipakai warnanya broken white, bukan putih, menimbulkan kesan teduh :))
  • Cover-nya. Terutama bagian judul. Fontnya unik, sesuai sama karakter cerita di buku. Fontnya juga dibuat emboss. Huruf I dari kata "Mountains" diganti dengan gambar bulu burung yang berdiri tegak sehingga menyerupai huruf I. Kenapa bulu burung? Karena sang adik, Pari, suka mengoleksi bulu burung yang berwarna-warni dan semua koleksinya selalu diberikan oleh Abdullah, sang kakak, yang akan berusaha keras untuk memunculkan senyuman di wajah adiknya. 
  • Font di dalam bukunya juga bagus (ga bikin sakit mata) dan spacing-nya pas!

2. Movie

Pagi ini saya nonton ini lagi di rumah, habisnya ga ada tontonan lain. 
Jim Kirk 1f60d-twitter !!

3. Food: Makaroni panggang buatan rumah!! tapi ga ada fotonya soalnya udah habis dimakan buat sahur tadi hehe. Terus sekarang lagi pengen es krim (buat dimakan abis buka nanti). Es krim yang ini:

Sumber: specials.malaysia.msn.com
Duh, gimana ga kepengen....

4. Design


Desain ini dibuat untuk teman saya, Fitri Hasanah Amhar. Terus di-share sama Fitri di FB dan Alhamdulillah banyak yang suka. Semoga bisa menjadi pengingat bagi kita semua. Amiin. 

5. Playlist


Saya suka lagunya yang berjudul "Don't You Worry About Me" (bisa didengar disini ). Pertama kali denger lagu ini di reality show Jessica & Krystal dan langsung suka ngedengerinnya. Kalau menurut Marmoset , lagu ini mood-nya bouncy, feminine, fun, optimistic, playful (sounds like me, huh? :p)

Ok, that's all for my top 5 of the week. How about yours?