Showing posts with label Quote. Show all posts
Showing posts with label Quote. Show all posts

Wednesday, July 1, 2015

Dream Big, Challenge Yourself

Haloo~

Pagi ini ga ada niatan buat nge-blog, tapi berawal dari pikiran-pikiran yang tiba-tiba muncul setelah subuh, lalu saya jadi nulis di jurnal, akhirnya saya jadi ga tidur lagi :") Masih bisa sih tidur jam7-8 sebelum berangkat KP hehe. Meskipun sekarang lagi musim kerja praktek, tapi saya bukan mau cerita tentang itu sih hehe.

Tulisan ini bermula dari pikiran-pikiran yang bermunculan pagi ini (dan dari sebelumnya juga sih, cuma sekarang udah terakumulasi dan jadi kepikiran cukup mendalam)
"Sekarang udah mau tingkat 4, tahun depan lulus (Amiin) terus mau ngapain? Udah punya plan apa?"
Lalu saya nulis-nulis, brainstorming sendiri bikin plan. Bikin pilihan-pilihan dan bikin list plus & minus dari tiap pilihan. Dan memang ya, kalau nulis pakai tangan (bukan ngetik) lebih memicu buat memunculkan kemungkinan-kemungkinan lain. 

Saya bikin plan buat di masa depan, tapi pikiran saya malah terbawa ke waktu yang udah lewat. Terus saya dapat artikel ini waktu lagi browsing


Willing to be scared but not scared off.

Jadi teringat waktu di IC, masa-masa olimpiade. Waktu itu saya punya mimpi biar bisa sampai OSN tingkat nasional, berhubung waktu SMP bisanya sampai tingkat provinsi. Menurut saya harusnya waktu SMA MAN saya bisa lebih baik dari waktu SMP, berarti lebih dari tingkat provinsi dong. Yaudah deh, saya pasang target OSN tingkat nasional. "Sampai nasional aja, ga dapet medali gapapa deh", harapan saya pas itu. Terus beneran ga dapet medali. Coba lebih ambis lagi yaa pas itu harapannya hehe. Meskipun begitu, buat saya waktu itu target buat sampai ke tingkat nasional udah termasuk dream big. Salah satu target besar saya waktu pertama-tama masuk IC.

Buat mencapai target itu, saya harus masuk KBS atau Klub Bidang Studi buat persiapan lomba-lomba. Saya masuk KBS Fisika. Kenapa? Sesederhana karena waktu SMP, bidang saya juga fisika hehe. Pas itu di KBS Fisika, timnya terdiri dari beberapa orang. Cowok semua sih kecuali saya. Pas itu saya udah coba ngajakin temen yang cewe juga, tapi pada ga lanjut. Tapi saya coba buat bertahan dan lihat hasilnya. Kalau katanya Sheryl Sandberg,
"Sit at the table". 
Lagian temen-temen di KBS ya temen seangkatan sendiri, bisa selow tapi tetep agak gimana gitu sih jadi cewe sendiri haha. Kalau saya lemah karena takut jadi cewek sendirian di bidang yang dikuasai oleh para pria, takut dipandang sebelah mata, takut karena saya belajar lebih lambat dari temen-temen di KBS, dsb, saya balikin lagi ke niatan ikut KBS: buat dapetin ilmu yang lebih advanced dari yang di kelas, buat menantang diri sendiri, buat ngebuktiin ke diri sendiri (dan mungkin orang lain). Memang harus maksa diri sendiri sih :))

Masa-masa lomba, saya ga hanya bersaing dengan peserta dari SMA lain, tapi juga sama teman-teman sendiri. Mana temen-temen saya pada jago-jago banget lagi! Tapi akhirnya, -- setelah melalui perjuangan dengan usaha keras, latihan ngerjain soal berjam-jam, dan mengorbankan izin reguler -- waktu itu saya bisa sampai ke OSN tingkat nasional, bidang Fisika. Waktu itu peserta bidang fisika yang cewek cuma ada 11 kalau ga salah dari 120an peserta (atau lebih) yang ada. Mungkin buat beberapa orang, OSN tingkat nasional biasa aja lah ya~ tapi buat saya lebih dari itu sih. Ada hal penting lain selain prestasi atau medali. Ketika sampai di tingkat nasional, saya jadi dapat pengalaman dan pembuktian buat diri sendiri. Pembuktian kalau mimpi itu bisa dikejar, pembuktian kalau ketakutan dalam mencapai mimpi itu memang ada dan bisa ditaklukkan, jangan malah menjauhkan kita dari mimpi, pembuktian akan kerja keras. Dengan punya pengalaman kaya gini juga membantu saya di masa sekarang ketika lagi membangun mimpi. 

What is your big dream?

Mimpi saya? Dari kecil mimpi saya punya satu istilah "Desainer". Dulu suka desain baju & rumah, sekarang tambah ke desain grafis, ke depannya entah apa lagi hehe. Makanya kalau ditanya mau jadi apa, jawabannya mau jadi desainer :) Emang ga nyambung-nyambung amat sih sama fisika, tapi kalau mau disambungin, ada hubungannya: sama-sama menggunakan kemampuan visual. Fisika kan banyak gambarnya. Desain juga harus corat-coret pakai gambar. Waktu itu saya juga pernah coba tes kemampuan saya dan yang ada di atas ternyata kemampuan visual hehe. Pernah juga tes psikologi waktu di IC, tes bakat minat kalau ga salah, terus hasilnya ada bidang Aesthetic atau bidang-bidang yang terkait dengan keindahan di top 3 bakat minat saya. Wah ini sepertinya malah jadi connecting the dots hehe :D

Ok, sudah mau jam 8 dan harus siap-siap KP

Bandung, 1 Juli 2015, pukul 7.48 pagi.

Ga sempat tidur lagi habis subuh karena ngeblog aja ternyata makan waktu sampai satu jam 

Friday, March 6, 2015

43:67

Friends on that Day will be foes one to another except Al-Muttaqun (pious - see V.2:2). (Quran 43:67)

Para sahabat akrab, pada hari kemudian akan saling bermusuhan kecuali orang-orang yang bertaqwa. Karena orang bertaqwa memiliki pegangan hidup dan tolak ukur yang pasti, yang bersumber dari Allah yang Mahakekal.

dikutip dari buku Lentera Al-Quran - M. Quraish Shihab.

Thursday, March 5, 2015

Women, Work

Mulai dari minggu kemarin sampai sekarang saya lagi baca bukunya Sheryl Sandberg - Lean In. Awalnya karena teman saya, Arin, yang membuat posting tentang buku ini, kemudian saya baca karena penasaran, ingin tau seperti apa pemikiran seorang Sheryl Sandberg. Pembahasan di bukunya cukup ringan karena banyak cerita-cerita tentang pengalaman Sheryl sendiri, jadi berasa seperti otobiografi. Meskipun ringan, tapi tetap didukung dengan hasil-hasil studi yang dicantumkan di bagian referensi. Jadi, kalau mau baca lebih lengkap, bisa cari pembahasan studinya. 


Dari buku ini, banyak tulisan yang saya highlight (karena bacanya di e-book) sebagai ide atau pembahasan yang menarik. Karena cukup banyak yang di-highlight dan belum saya rapikan jadi satu tulisan, jadinya belum bisa saya posting kali ini hehe. Saya belum baca sampai habis (masih ada 3 bab lagi), tapi banyak pelajaran yang bisa diambil dari cerita-cerita di buku ini :3

Hari ini saya membaca artikel Female company president: "I'm sorry to all the mothers I worked with" dari web Fortune. Lalu menemukan beberapa poin yang menurut saya penting dan sifatnya general, ga cuma buat para wanita aja. Misalnya tentang menghargai pekerjaan dari hasilnya bukan dari lamanya waktu seseorang bekerja di kantor. 
There’s a saying that “if you want something done then ask a busy person to do it.” That’s exactly why I like working with mothers now.
Moms work hard to meet deadlines because they have a powerful motivation – they want to be sure they can make dinner, pick a child up from school, and yes, get to the gym for themselves.
By enabling women to work from home, women could be valued for their productivity and not time spent sitting in an office 
Tentang kerja dari rumah, ada artikel dari HBR yang berjudul "To Raise Productivity, Let More Employees Work from Home" dan tentang fleksibilitas kerja bisa dibaca di artikel "Let Employees Choose When, Where, and How to Work" 

Selamat membaca :D

Saturday, January 31, 2015

Movie: Whiplash

Kemarin, saya nonton Imitation Game di bioskop, seperti biasa ada trailer film-film lain dulu sebelum filmnya dimulai, salah satunya adalah film ini: Whiplash. Masalahnya ketika itu adalah trailer Whiplash ini ditayangin ga sampai selesai. Alhasil ga tau judulnya apa, padahal udah penasaran, pengen nonton filmnya. Dengan beberapa petunjuk akhirnya ketemu deh judul film ini di internet: Whiplash.
"A promising young drummer enrolls at a cut-throat music conservatory where his dreams of greatness are mentored by an instructor who will stop at nothing to realize a student's potential."IMDB Whiplash


Alasan ingin nonton:
1. Miles Teller (pemeran Andrew, tokoh utama film ini)
2. Film ini bercerita tentang "How To Be Great"

Di film ini, diceritain gimana usaha Andrew buat jadi drummer jazz seperti drummer-drummer hebat di dunia. Andrew yang bukan berasal dari keluarga musisi ini direkrut untuk masuk ke kelas Dr. Fletcher. Ketika di kelas itu Andrew benar-benar ditekan sama Fletcher, Andrew pun berlatih keras sampai jarinya berdarah-darah, berkali-kali, tapi konfliknya belum selesai sampai di situ, masih ada lanjutannya~ (yang ga akan saya kasih tau di sini karena takutnya nanti spoiler :p )
“I push people beyond what’s expected of them. I believe that is an absolute necessity.”- Terence Fletcher
Buat saya sendiri, ketika menonton film ini, saya seolah diingatkan kembali buat berusaha sampai maksimal. Berhubung saya sekarang lebih sering menjalani keseharian dengan santai, seolah-olah tanpa ambisi, jadinya ketika nonton ini saya merasa saya harus usaha lebih keras buat mendapatkan impian saya.

Film ini juga mengingatkan saya kembali ke masa-masa di IC, waktu lagi ambisius buat ikut lomba. Alasan saya mau ikut lomba pada awalnya karena pengen sering berada di luar asrama, maklumlah masih sering kangen kehidupan di luar asrama hehe. Buat cerita yang ini saya buat di postingan lain karena udah melenceng dari jenis tulisan kali ini hehehe. Tulisannya bisa dibaca di sini.


*gambar dikutip dari buku "It's Not How Good You Are, It's How Good You Want To Be"

Tuesday, January 27, 2015

Harus Jadi Orang Jujur

Liburan akhir tahun kemarin, saya sekeluarga pergi berkunjung ke rumah mbah di Jawa Tengah & Jawa Timur. Kesempatan untuk mudik ini juga dimanfaatkan oleh ibu saya buat beli kerupuk sekantong besar buat dipakai masak di rumah. Beli kerupuknya ditempat yang udah jadi langganan (padahal mudik setahun juga ga sampai 10 kali). Saya sempat tanya: kenapa beli kerupuk aja jauh-jauh padahal di pasar deket rumah juga ada? Terus kata ibu saya, kualitasnya beda, kalau beli di kampung halaman ibu saya, kualitas kerupuknya lebih bagus. Masuk akal sih, kalau di kota-kota, bahan makanan kan banyak yang udah dicampur zat-zat yang ga alami -_-

Waktu perjalan pulang dari beli kerupuk, ibu saya cerita tentang si penjual kerupuk. Jadi, ketika membeli kerupuk, ibu saya berbincang-bincang dengan si ibu penjual dalam bahasa Jawa (tapi di sini saya tulis bahasa Indonesia aja ya) yang kira-kira begini

Ibu saya (I): Ibu, kok hebat dari dulu sampai sekarang masih bertahan tokonya (tokonya udah beroperasi puluhan tahun sepertinya, padahal jualannya bahan-bahan masak aja)
Ibu penjual (P): Ya, Alhamdulillah, saya itu yang penting kalau usaha harus jujur, ga usah kawatir penghasilannya ga cukup karena rezeki itu datangnya dari Allah. Dulu ada teman-teman pedagang lain yang pakai ilmu gaib biar dagangannya cepet laku, akhirnya memang laku, cepet kaya, tapi yaa ngga lama kayanya, belum lagi ada efeknya juga ke keluarga, ada yang anaknya jadi ga karuan. Usaha itu ya udah, yang penting halal, jujur.

Agak-agak lupa sih cerita lengkapnya, tapi intinya itu: jangan jadi orang yang ga jujur, percaya bahwa rezeki itu dari Allah, dan rezeki itu bukan semata-mata uang, tapi juga kesehatan, keluarga yang baik, dan lain-lain.

Oke, sekian postingan saya kali ini.
Terima kasih sudah membaca :)

Friday, November 7, 2014

Movie:Interstellar


Keren sekali filmnya!!!

Buat saya, film ini paket lengkap: sci-fi, ada tentang keluarga, ada sisi romantisnya, plot-nya mantap, ada jokes-nya juga haha :D

Ini kalau ada novelnya, mau beli deh. Nonton lagi juga mau (kalau masih ada duit) hehe 

Terus pas ngobrol-ngobrol sama temen saya, ternyata ada versi 4D-nya kalau di Blitz, pasti tambah wow sih. Tapi pas liat harga tiketnya mahal, diatas 100 ribu satunya haha. Sebenernya bisa nih dapet diskon, soalnya si Blitz ini lagi banyak promo sama beberapa bank, salah satunya bank yang saya pakai, BNI yang taplus muda. Promonya beli satu gratis satu khusus hari Sabtu. Kalau dihitung-hitung berarti buat nonton yang 4D satu orangnya harus bayar 70 ribu *tetep mahal sih*

"Love is the one thing that transcends time and space." 
- Brand

pernah mengalami? #eh

Oke deh, sepertinya sekian dulu postingan kali ini hehe
Terima kasih sudah membaca :)

Tuesday, October 14, 2014

Lebih pengen ngerjain soal-soal fisika daripada ngerjain berbagai tugas dokumen ini :")
 Arum Adiningtyas. Sedang berada di puncak stress minggu ini...




Ternyata emang beneran ga suka ngerjain dokumen :p

Tuesday, September 23, 2014

Ilmu, Usaha, & Kesuksesan

Terinspirasi dari tokoh-tokoh sukses yang saya baca biografinya, baik melalui buku maupun artikel di internet, ternyata mereka emang ga biasa hidupnya. "Ga biasa hidupnya" dalam artian mereka benar-benar memanfaatkan waktu mereka sama kegiatan-kegiatan yang produktif dan go the extra mile.

Tokoh pertama adalah Pak B.J. Habibie, presiden ke-tiga Republik Indonesia yang pinter banget (terbukti dari beliau bisa mewujudkan pembuatan pesawat oleh anak bangsa). Beliau mengatur waktunya sehari-hari seperti ini

Foto diambil dari buku Habibie: Tak Boleh Lelah dan Kalah!
Mau juga punya waktu berenang 2 jam sehari, tapi apa daya ._.

Tokoh yang ke-dua adalah Elon Musk. Saya baru baca biografinya kemarin setelah diberi tahu oleh teman saya. Elon Musk ini ternyata keren banget (menurut saya sih hehe), bahkan di beberapa artikel dia dianggap sebagai versi nyatanya Tony Stark (ada infografisnya disini). Elon Musk juga masuk ke dalam list "The 100 Most Influential People" majalah Time bulan April/Mei 2013 (yang ternyata saya beli dan masih disimpan di lemari, jadi baca lagi hehe). Tagline-nya "Elon Musk, Our escort to the future".

Elon Musk (jas putih) menjadi cameo di film Iron Man.
Sumber: www.wired.com

Istimewanya Elon Musk ini adalah masih muda (awal 40-an), brilliant & billionaire, dan perusahaannya ga main-main! Perusahaannya terdiri dari Tesla Motors, SpaceX, PayPal, & SolarCity. Kebayang ga sih harus ngurus segitu banyak perusahaan besar? 

Rahasia kesuksesan Elon Musk di usia yang terbilang muda? 
Beberapa artikel bilang kalau dia kerja 100 jam seminggu. Jadi ketika orang kebanyakan kerja 40 jam seminggu sementara si Elon Musk ini kerja 100 jam seminggu (ini bener-bener going the extra mile deh). Selain itu, ga mungkin dia ga punya otak cemerlang kalau ngeliat perusahaan-perusahaannya yang hi-tech tadi. Kecerdasannya ini ternyata udah persiapkan dari kecil salah satunya dengan banyak membaca. 

Dari kedua tokoh ini saya belajar beberapa hal kalau mau jadi orang sukses (yang super sukses)
  • Usahanya harus ekstra, harus manfaatin waktu buat hal-hal yang produktif (dan sesuai dengan tujuan/cita-cita), harus menempuh jalan-jalan ga biasa, the extra mile 
  • Persiapan harus dimulai sedini mungkin, makannya Elon Musk bisa sesukses itu dalam usia yang terbilang muda. Di Al-Quran pun sudah dijanjikan dan kita diperintahkan untuk bersegera memperoleh kemenangan
"Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya"
Al-Mu'minun : 61

  • Ilmu itu penting. Kedua tokoh di atas ga perlu ditanya lagi lah ya mengenai kecerdasan dan kegemaran membaca dari kecil. Kebiasaan membaca ini yang menurut saya masih kurang di masyarakat kita, padahal membaca itu bisa membaca apa pun, membaca orang juga boleh kalau bisa. Padahal kalau baca berita di gadget, ga sampe 5 menit pun bisa. Kenapa kita masih engga membaca padahal untuk melakukan sesuatu harus diawali dengan memiliki ilmu? (Pada surat Al-Alaq, surat diawali dengan perintah membaca 'Iqra' dan ayat terakhir adalah perintah bersujud, dimana sujud merupakan 'amal' atau perbuatan terpenting dari shalat)
Kisah lain juga tentang pentingnya ilmu, yaitu suatu ketika Nabi Sulaiman diberi pilihan tawaran oleh Allah: Ilmu, Harta, Tahta. Kemudian Nabi Sulaiman memilih Ilmu. Dengan pilihan itu juga, akhirnya Nabi Sulaiman mendapatkan harta dan tahta. 
Sekian dari saya, mohon maaf apabila ada salah dalam penulisan.
Semoga bermanfaat!


Wednesday, September 10, 2014

Analogi Kehidupan & Jalan Tol


"Hidup manusia di dunia bisa dianalogikan dengan mobil yang sedang melaju di jalan tol. Ada gerbang masuk, ada gerbang keluar. Gerbang keluar itu sebagai tujuan. Ga mungkin kan, masuk tol tapi ga bakal keluar dari tol (atau ada yang pernah coba?) Semua punya tujuan. 
Untuk sampai ke tujuan, tiap mobil kecepatannya bisa sama, bisa juga beda. Mungkin ada yang di awal pelan-pelan, kemudian melesat ketika mencapai pertengahan. Atau ada yang melesat di awal, lalu istirahat sebentar di tengah (analoginya: di jalan tol ada tempat istirahat) lalu baru mulai melaju lagi. Ada juga mobil yang melambat karena ada hambatan semisal mobilnya panas, ban bocor, dsb.  
Speed-nya beda-beda, tapi tetap ada tujuannya yang sudah ditentukan. " 
- Analogi jalan hidup dari Pak Away ketika di IC. 

Wednesday, September 3, 2014

Mau Jadi Apa?

Sudah hampir dua minggu saya berkuliah di semester 5. Kalau S1 itu bisa selesai dalam 4 tahun, berarti saya udah setengah jalan..
Sudah di semester 5 dan saya masih bertanya-tanya "Mau jadi apa? Mau ngapain dengan ilmu di program studi ini?" 

Barusan saya blogwalking ke blog teman-teman, salah satunya blognya Fitri, terus nemu kutipan ini di postingan berjudul "Ibu Rumah Tangga, PhD" 
"Anak saya suatu ketika pernah bertanya, 'Pa, aku boleh nggak jadi ibu rumah tangga?' 
Saya jawab, 'Boleh, Nak. Tapi kamu harus sekolah setinggi-tingginya.' 
Mengapa demikian? Istri saya, dia dosen dan sudah kuliah sampai S3. 
Kalau untuk mengajar orang lain saja  S3, logikanya, masa untuk mengajar anak sendiri tidak dengan kualitas pendidikan tinggi?

Logika saya masuk, tidak?"  
- Pak Arief Munandar, suatu ketika saat NLC2014

Makasih banget Fit buat kutipannya, jadi termotivasi lagi :D

Yah, meskipun saya masih bingung mencari jawaban pertanyaan-pertanyaan tadi. Kadang juga muncul jawaban berupa keinginan-keinginan; pengen jadi profesi ini, pengen jadi itu, dsb. Intinya sih pengen jadi ahli atau expert di suatu bidang yang menarik (buat saya). Nah jadi, kalau saya belum nemu suatu profesi buat ngejawab pertanyaan saya, mungkin standard (minimal) jawaban saya akan sama dengan judul postingannya Fitri "Ibu Rumah Tangga, Ph.D." terus ditambah sama gelar hasil sertifikasi-sertifikasi gitu biar nama saya makin susah disebut. *peta hidup minta direvisi banget*

Sedikit cerita tentang kuliah semester 5 yang sedang saya jalani. Biasa aja sebenernya, kegiatan saya ga jauh beda dari semester lalu. Saya ambil 20 SKS, alasannya sederhana: saya ga gitu tertarik dengan kuliah lain dan buat matkul-matkul wajib tingkat 4, saya biarkan di tingkat 4. Alasan lainnya ya pengen menyeimbangkan hidup: kehidupan di kampus dan kehidupan yang saya mau, versi saya, hahaha muncul deh sifat "My Way"-nya orang-orang B. Kalau saya pribadi, saya ga merasa harus habisin sks cepet-cepet (InsyaAllah semua masih sesuai dengan timeline saya), yang penting saya senang dengan kegiatan belajar yang saya lakukan dan ga merasa terbebani hanya karena jadwal atau karena harus ikutan teman. Hal yang lebih menyenangkan dari semester ini adalah hari Jumat-nya libur jadi saya bisa me-time di hari itu hehe :D

Karena belajar itu menyenangkan,
Karena belajar itu ga cuma di kuliah~

Monday, August 11, 2014

Quote: Pertemuan

Allah mempertemukan untuk satu alasan.
Entah untuk belajar atau mengajarkan,
Entah hanya sesaat atau selamanya,
Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya.
Akan tetapi tetaplah menjadi yang terbaik di waktu tersebut.
Lakukan dengan tulus.
Meski tidak menjadi seperti yang diinginkan, tidak ada yg sia-sia karena Allah yang mempertemukan
 
Pas itu nemu kutipan ini media sosial dan disimpan di notes.
Selamat memaknai dan semoga bermanfaat :)

Tuesday, August 5, 2014

&Bacaan

Hufft.

Setelah sebulan kemarin saya ga beli buku sama sekali, akhirnya malam ini saya malah kalap beli buku di toko buku online hehe. Kali ini saya lebih milih beli buku di toko buku online karena beberapa alasan. 
Pertama, dalam beberapa hari kedepan, saya ga yakin saya bakal bisa pergi ke toko buku. Ditambah lagi, toko buku yang selalu ada diskon adanya di Bandung, sementara saya lagi di rumah. Toko buku di daerah tempat tinggal saya ga ada diskonnya (kan lumayan kalau beli banyak, diskonnya juga banyak)
Kedua, saya terbiasa membuat budget untuk pengeluaran membeli buku-buku dari uang saku tiap bulan. Biar memudahkan, saya juga biasanya udah punya list buku-buku apa aja yang saya pengen beli :D  
Ketiga, pas lagi browsing buku yang dipengen, tiba-tiba muncul buku inceran sejak lama, terus karena takut besok-besok udah out-of-stock yaudah deh dibeli sekarang. Mumpung masih ada uang THR juga :p Ini juga nih hal yang saya suka dari toko buku online: ga perlu nyari diantara rak-rak buku. Bukannya saya ga suka main ke toko buku (saya bahkan kadang suka iseng ke toko buku cuma buat liat-liat aja), tapi kalau udah tau maunya beli buku apa, rasanya pengen cepet dapetin bukunya terus dibaca hehe :D

Seperti yang udah saya ceritain di awal kalau kali ini saya kalap beli buku. Buat saya ga masalah sih kalau mau beli banyak buku, soalnya pasti bermanfaat entah untuk sekarang, atau untuk 20 tahun lagi~
Terus setelah melewati beberapa hari diperjalanan, saya sering diingatkan kembali bahwa masih banyak rakyat Indonesia yang hidupnya ga berkecukupan, hidup susah di jalanan, dsb. Oleh karena itu, saya bertekad buat lebih bijak lagi mengatur uang jajan biar uangnya ga kepake buat hal yang sia-sia.. Dan untuk beli buku, menurut saya sih ga akan sia-sia :D

Selama mudik kemarin, saya ditemani buku novel "Dash & Lily's Book of Dares" karangan Rachel Cohn & David Levithan. Terus setiap ada kalimat, paragraf yang bisa mengungkapkan apa yang ada di pikiran saya, saya kutip di notes (mungkin suatu saat akan berguna hehe)

"Let the facts speak for themselves" - Dash
 "For me, danger might be getting out from under the protective cloak of my family and venturing into the world on my own, even though i don't know what -- or who -- awaits me. I wish you were part of this plan. But are you dangerous? Somehow, i doubt it" - Lily

source: http://igotopinions.com/

hihi ternyata ada istilahnya buat saya yang suka beli banyak buku terus ditumpuk dulu. Yang penting udah dibeli dulu, kapan dibacanya nanti ada waktunya~

source: suamigila.com
Ini nih, buku yang bikin saya pengen langsung beli buku. Padahal saya tergolong jarang beli novel-novel Indonesia sekarang, kecuali ratingnya bagus hehe. Setelah beberapa hari liat judul buku ini berseliweran di dunia maya, saya pengen tau dong isinya apa sih sampai rame banget dingomongin. Terus pas saya liat di goodreads, ternyata rating-nya bagus, dari review yang ada juga saya merasa buku ini bakal menyampaikan banyak pesan, terutama tentang keluarga. Yah, saya belum bisa bicara banyak sih tentang buku ini, anggap aja yang barusan itu alasan saya pengen baca buku ini :D 

Oia, sekalian mau promosi, silahkan di download Majalah "1000 Guru" Edisi ke-40

Photo: Majalah 1000guru kembali terbit! Edisi ke-40!
(Penomoran baru: Vol. 02 No. 07 dengan  ISSN 2338-1191)

Baca online: http://majalah1000guru.net/2014/06/majalah-1000guru-juli14/
Download di: http://issuu.com/1000guru/docs/majalah-1000guru-ed40-vol02no07#download

Alhamdulillah, majalah bulanan 1000guru dapat kembali hadir ke hadapan para pembaca. Pada edisi ke-40 ini tim redaksi memuat 7 artikel dari 7 bidang berbeda. Kami kembali memberikan kuis bagi pembaca yang tertarik mendapatkan hadiah dari 1000guru.

Sekilas materi yang disajikan pada edisi ini:

[Matematika] Trigonometri Langit
http://majalah1000guru.net/2014/07/trigonometri-langit/

[Fisika] Mesin-Mesin Magnet
http://majalah1000guru.net/2014/07/mesin-magnet/

[Kimia] Kemoterapi dengan cis-platin dan Turunannya
http://majalah1000guru.net/2014/07/cis-platin-kemoterapi/

[Biologi] Biologi Konservasi: Melindungi Alam Indonesia
http://majalah1000guru.net/2014/07/biologi-konservasi/

[Teknologi] Desain Teknologi Reaktor Nuklir Sederhana
http://majalah1000guru.net/2014/07/teknologi-reaktor-nuklir/

[Kesehatan] Münchausen Syndrome
http://majalah1000guru.net/2014/07/munchausen-syndrome/

[Pendidikan] Menjadi Guru
http://majalah1000guru.net/2014/07/belajar-bagai-mengukir/

Kritik dan saran sangat kami harapkan dari para pembaca untuk terus meningkatkan kualitas majalah ini. Silakan akses juga website 1000guru (http://1000guru.net/) untuk menyimak kegiatan kami lainnya.

Mudah-mudahan majalah sederhana ini bisa terus bermanfaat bagi para pembaca, khususnya para siswa dan penggiat pendidikan, sebagai bacaan alternatif di tengah keringnya bacaan-bacaan bermutu yang ringan dan populer.

Mohon bantuannya untuk menyebarkan pada rekan-rekan guru dan siswa-siswi sekolah, atau siapapun yang tertarik dengan materi majalah ini. Boleh dicetak, dikopi, simpan di perpus, atau sekadar share, “Hai kawan, ini ada bacaan menarik!” 


Oke, sekian dulu cerita dari saya~

Night, Universe!

Thursday, July 24, 2014

Selalu Ada Tempat

Dikutip dari iklan Pertamina edisi Ramadhan 1435H

Pagi-pagi setelah subuh, saya buka laptop dan bikin karya ini. Semenjak denger kutipan ini di iklan Pertamina edisi Ramadhan 1435H saya jadi kepingin bikin desainnya. Kenapa? Karena saya ingin terus mengingat kutipan ini, kalau sekedar ditulis di note pasti kelupaan hehe. Kutipan sederhana, tapi ngena :")

Oke, sekian dulu postingan saya kali ini. Semoga tetap produktif dan bisa bermanfaat!

Tuesday, July 8, 2014

Today I Feel

JLEB. Haha.

Berawal ketika seorang teman men-share blog adik kelas yang isinya tentang pengalaman si adik kelas selama kelas dua belas. Setelah saya baca, ternyata semacam ada kemiripan antara saya dan si penulis, beberapa fase kejadian ada yang sama. Namun, hasilnya berbeda misalnya saya ga lulus, dia lulus. Dan entah kenapa hal itu sempat bikin saya ngalamin jleb moment...

Ini terkait pencapaian pribadi saya. Kalau dipikir sekarang, saya udah ga menyesali kenapa saya dulu ga mendapatkan target-target saya. Seenggaknya saya sudah mencoba. Dan kalau pun saya punya mesin waktu biar kembali ke zaman dulu buat meraih target yang dulu, mungkin ga akan saya ambil juga hehehe. Alhamdulillah, target-target saya dulu udah diganti dengan yang lebih baik. Banyak kebahagian yang ga terduga :) 

Terus kenapa masih ngerasa jleb? 
Pertanyaan kaya gitu sempat membayangi pikiran saya. Kejadian semacam itu juga ga cuma terjadi hari ini aja, sebelumnya pernah kejadian juga. Kenapa? Kemudian, saya membandingkan lagi diri saya dengan adik-adik kelas saya yang kece-kece itu. Sisi positif yang saya temukan adalah adik-adik kelas saya berarti lebih baik daripada angkatan saya, dan itu berarti hal yang bagus dong hehe 

Setelah refleksi diri, saya sadar kalau ternyata saya dulu belum all-out buat mencapai apa yang saya inginkan. Sering kali saya menjadi penghambat bagi diri sendiri. Dari situ saya menekankan ke diri saya sendiri kalau mulai sekarang, kalau mau sesuatu, harus maksimal usahanya. Harus all-out, harus sungguh-sungguh. Ga perlu terlalu mikirin pendapat orang lain, toh ga akan memuaskan semua pihak juga kan. Penting buat saya untuk menjalani hidup yang saya inginkan, bukan yang orang lain inginkan.  


Oke, sekian postingan dari saya hari ini. 
Night, Universe! :)

Tuesday, June 17, 2014

Happy June: Design

Pernah ga kalian ngelakuin sesuatu yang mungkin menghabiskan waktu cukup lama dan memeras otak, tapi ga merasa capek? 

Saya pernah. Menurut saya, itu berarti kita lagi ngelakuin hal-hal yang kita cintai. Doing things we love made us happy. Bukannya merasa capek, malahan energinya yang bertambah, jadi lebih excited, lebih semangat ngerjainnya dan pengen hasilnnya perfect. Kalau mengutip kata-kata Gibbs di serial NCIS "You don't stop until you're satisfied." 

Setelah mencoba-coba berbagai hal, ternyata kegiatan yang saya masukkan kedalam kategori kegiatan membahagiakan adalah bermain-main dengan Adobe Photoshop, inDesign, dan sebangsanya yang penuh warna-warna dan bentuk bukannya pemrograman yang isinya cuma huruf dan "soft"  hehe. Nah, ini beberapa hasil dari bermain-main dengan adobe selama liburan ini.

Kalau mau di-appreciate atau mau liat hasil bermain lainnya bisa dilihat di portfolio :3

Spoiler buat acara bukber IAIC Bandung
Jadi pengen sop buah~

Proposal PSDM

Header buat CV digital buat daftar asisten

Sekian~

Tuesday, April 22, 2014

Stuck.

Hari ini hari Selasa, yang berarti saya udah lewat 3 hari dari deadline suatu poster. Pikiran saya stuck. Entah kenapa lagi ga kebayang ide apa-apa, udah browsing buat cari inspirasi tapi juga cuma bertahan sebentar. Harusnya ga ada masalah antara desain dan tema. Tema bukan jadi batasan, tapi jadi tantangan buat berpikir kreatif. Tapi saya malah stuck.

something must be wrong.

Pasti ada yang salah. Sepertinya pikiran ini, tanpa saya sadari, sudah terlalu lama dipaksa untuk mengerjakan hal yang membosankan. Phew~

Sore ini, saya ketemu dengan Teh Ririn untuk ngebahas poster yang saya udah telat deadline itu. Daaan... ternyata ada perubahan sama konten dan tema si poster. Untungnya saya baru ngerjain sebagian (sisanya belum karena stuck tadi) jadi kalau mau ada perubahan ya ga cape-cape banget lah ya :))

Quote of The Day

Source: the114.co

Friends, it’s easy to criticise, to comment, and to have opinions. But it’s much harder, and more noble, to help. May Allah allow us to be closer to Him through helping others, Amin.